Mainstreaming Intoleransi dan Agenda Pemerintahan Baru

1Terbukanya ruang demokrasi dalam dinamika kebangsaan di Indonesia selama pasca reformasi sejatinya menjadi angin segar bagi rakyat Indonesia. Kebebasan yang dipasung selama Orde Baru berkuasa seolah lahir menjadi warna baru dalam kehidupan masyarakat. Berkah reformasi yang diharapkan menjadi titik-tolak kebangkitan kebebasan dengan tetap berpijak pada Continue reading Mainstreaming Intoleransi dan Agenda Pemerintahan Baru

Ketika Media Semakin Menggonggong : “Model-Model Gerakan Literasi Media di Indonesia”

Media-Logo

Prolog.

Media (pers) selalu dikatakan sebagai pilar demokrasi yang keempat. Media biasa diistilahkan sebagai watch dog, anjing pengawas. Ada yang mengartikannya sebagai anjing penjaga. Maksudnya, media atau pers mengawasi atau menjaga berjalannya pilar demokrasi lainnya. Julukan ini menjadi penegas bahwa hakikatnya media mempunyai fungsi kontrol sosial, selain berfungsi sebagai media pendidikan, hiburan dan (kini) agenda politik[1]. Continue reading Ketika Media Semakin Menggonggong : “Model-Model Gerakan Literasi Media di Indonesia”

Gerakan Literasi dan Pemantauan Media di Indonesia

aaaa-media4Literasi media merupakan sebuah kemampuan untuk mengakses, menganalisis, mengevaluasi, dan mengomunikasikan informasi dalam berbagai bentuk. Berbagai institusi terlibat mengadakan pendidikan literasi media sebagai bekal masyarakat agar kritis mengenali dampak negatif dan tidak mudah dikontrol oleh media. Masyarakat Peduli Media (MPM) melakukan kegiatan literasi media kepada ibu rumah tangga. Harapannya adalah mereka dapat menularkan kesadaran bermedianya kepada anggota keluarga. Continue reading Gerakan Literasi dan Pemantauan Media di Indonesia

Media Islam dan Gerakan Transnasional

ok“Semenjak tumbangnya kolonialisme di Indonesia, media-media dengan simbol Islam sudah mulai leluasa, menjamur di tengah masyarakat. Hal itu terjadi sampai saat ini. Baik dengan gerakan revivalismenya, nasionalisme, aktifisme, dan budaya populer.”Begitu papar Tia Pamungkas dalam mengawali sebuah diskusi yang bertema “Media Islam Pasca Kolonialisme di Indonesia”. Di Pendopo LKis-Surowajan,Yogyakarta, Rabu malam (26/2). Continue reading Media Islam dan Gerakan Transnasional

Media Islam Pascakolonial Indonesia (sebuah jejak revivalisme yang bertransformasi) – catatan singkat

oleh Arie Setyaningrum Pamungkas (tia pamungkas)
*sebagai bahan diskusi obrolan reboan di Pendopo YLKiS 26 Februari 2014

tiaPara pengamat media Islam di Indonesia pada umumnya baru mengamati kecenderungan media Islam di masa Reformasi khususnya ketika ‘dakwah’ menjadi label bagi persebaran nilai-nilai Islam yang diusung oleh berbagai kelompok atau organisasi Islam yang beragam di Indonesia. Kecenderungan ini dapat dimaklumi mengingat kebebasan pers di Indonesia pasca Orde Baru juga membangkitkan kembali geliat berbagai kelompok muslim di Indonesia untuk ikut mengisi ruang publik dengan persebaran nilai-nilai mereka. Meskipun media Islam di masa awal Reformasi tumbuh pesat dan beragam, hanya sebagian saja yang mampu bertahan (Budi Irawanto, 2010). Continue reading Media Islam Pascakolonial Indonesia (sebuah jejak revivalisme yang bertransformasi) – catatan singkat

INFORMASI YAYASAN LKIS, PELANGI.CO DAN PENERBIT GADING